Langsung ke konten utama

9 Cara Tepat Memilih dan Memakai Foundation

Tahu cara tepat memilih dan memakai foundation dengan tepat adalah langkah pertama menuju kulit mulus. Anda perlu tahu cara tepat memilih dan memakai foundation karena memakai foundation yang salah bisa merusak penampilan dan merusak kondisi kulit.

Anda perlu tahu cara tepat memilih dan memakai foundation karena memakai foundation yang salah bisa merusak penampilan dan merusak kondisi kulit.

Berikut 9 tips memilih dan memakai foundation:

1. Pilih foundation yang sesuai dengan jenis kulit
Perhatikan bahan foundation yang akan dipakai, dan sesuaikan dengan jenis kulit ladies. Foundation oil-free baik untuk pemilik kulit berminyak atau kulit berjerawat, sedangkan hydrating foundation (bisa berbahan dasar minyak) cocok untuk pemilik kulit normal cenderung kering. Dan ladies yang memiliki kulit sensitif sebaiknya memilih foundation noncomedogenic atau hypoallergenic.

2. Pilih warna yang tepat
Saat memilih foundation, jangan menguji warna foundation pada punggung tangan, karena warna kulit punggung tangan berbeda dengan warna kulit wajah. Sebaiknya oleskan sedikit foundation dari beberapa warna pada rahang, lalu pilihlah yang warnanya paling mendekati warna kulit. Supaya lebih akurat, lakukan tes di tempat yang terang. Warna foundation yang tampak menghilang atau tidak terlihat jelas di ruang terang adalah foundation yang harus dipilih.

3. Ganti foundation secara berkala
Warna kulit akan berubah akibat pengaruh sinar matahari, penggantian cuaca, karena usia, atau karena produk pemutih yang dipakai. Karena itu gantilah foundation secara berkala agar selalu sesuai dengan warna kulit wajah.

4. Hidrasi kulit sebelum memakai foundation
Bukan berarti kulit harus dalam keadaan basah saat memakai foundation, tapi bersihkan kulit wajah dengan air sebelum memakai foundation. Untuk hasil terbaik, rutinlah membersihkan kulit setiap hari, lakukan exfoliate setidaknya seminggu sekali, dan jaga kelembapan kulit.

5. Tutupi dengan primer
Primer perlu digunakan sebagai alas dasar sebelum foundation agar make up membaur, meratakan warna pada kulit, dan agar foundation tidak masuk ke lapisan dalam kulit. Ada beberapa jenis primer yang bisa digunakan, pilihlah yang paling sesuai dengan jenis kulit: Primer hijau bisa menutupi kulit kemerahan dan berjerawat supaya terlihat lebih mulus, sementara primer ungu bisa mencerahkan kulit kusam dan membuat kulit terlihat lebih segar. Primer kuning untuk kulit sawo matang atau kuning langsat, dan primer transparan atau bening untuk kulit normal.

6. Oleskan concealer
Selain primer, concealer juga bisa digunakan untuk menutupi noda pada wajah dan efektif menyamarkan dark circles (warna hitam di kulit sekitar area mata).

7. Mulai oleskan foundation
Setelah menutupi bekas luka, noda, dan dark circles, maka saatnya memakai foundation. Tuang beberapa tetes foundation ke tangan bersih, lalu gunakan ujung kuas foundation untuk mengoleskan foundation pada kulit wajah dan leher secara merata. Kalau menggunakan foundation stick, gunakan kuas untuk merapihkan bagian-bagian yang tidak rata. Apapun jenis foundation yang dipakai, jangan mengoleskan foundation terlalu banyak.

8. Bentuk contour  wajah dengan foundation
Tambah sedikit warna lebih gelap untuk menciptakan bayangan dan membentuk wajah. Gunakan kuas kecil untuk mengusap foundation pada lekukan tulang pipi hingga bagian dalam garis rahang, dengan lekukan yang membentuk angka "3". Lalu ratakan dengan kuas searah pertumbuhan bulu wajah.

9. Percayakan pada bronzer
Setelah foundation dioleskan secara merata, gunakan bronzer jika perlu. Bronzer bisa memberi kilau pada kulit wajah. Sapukan bronzer pada wajah menggunakan kuas setiap kali kulit akan terpapar matahari. Sapukan bronzer dari dahi, sekitar tulang pipi, hidung, hingga wajah bagian samping. Gunakan kuas untuk hasil merata.


Ingat tips memakai foundation yang paling penting: jangan terlalu tebal, gunakan tipis-tipis saja. Jangan sampai wajah terlihat seperti didempul.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Obat Cacar Air dan Campak Tradisional

Cacar air dan campak merupakan penyakit yang biasanya menyerang anak-anak pada usia 3-5 tahun. Namun anak di usia lebih dari itu bisa juga terkena cacar, bahkan orang dewasa sekalipun. Penyakit cacar air atau disebut varicella simplex disebabkan oleh virus bernama varicella zoster . Virus ini sangat mudah menyerang manusia dengan kondisi badan yang lemah (kurang fit). Gejala cacar air biasanya ditandai dengan demam ringan, sakit kepala ringan dan rasa lemah di badan. Kemudian pada keesokan harinya, kulit menjadi merah dan terasa panas dan muncul benjolan kecil berisi air. Umumnya menyerang bagian punggung, dada, hingga leher dan lengan. Obat Cacar Air Tradisional Pada kondisi fit, sebenarnya cacar air dapat hilang dengan sendirinya dalam waktu 2 sampai 4 minggu sejak munculnya benjolan berisi air. Namun untuk menghindari resiko yang lebih besar, cacar air sebaiknya segera diobati. Berikut ini ramuan tradisional untuk mengobati cacar air. Bunga Gendola Bunga Gendola memiliki khasiat a...

Manfaat Belimbing Wuluh untuk Kesehatan

Belimbing wuluh yang dikenal juga dengan nama belimbing asam atau belimbing sayur ini memiliki nama latin Averrhoa bilimbi L.. Belimbing wuluh biasanya tumbuh liar di perkebunan warga atau ditanam sebagai tanaman pagar atau di halaman rumah. Buahnya yang asam sering dijadikan sebagai campuran minuman, rujak ataupun penyedap masakan seperti sayur asam. Belimbing wuluh yang termasuk dalam keluarga Oxadilaceae juga biasa dijadikan sebagai tanaman untuk pengobatan herbal. Daun, bunga dan buahnya adalah bagian tanaman yang sering dimanfaatkan. Daun digunakan untuk mengobati perut sakit , gondongan (parotitis), rematik. Bunga untuk mengobati batuk, sariawan (stomatitis). Buah belimbing wuluh sering dimanfaatkan untuk mengobati batuk rejan, mengobati sariawan, mencegah diabetes dan menghilangkan jerawat. Kandungan Buah Belimbing Wuluh Meskipun rasanya yang sangat asam, tapi buah belimbing wuluh juga mengandung senyawa yang dibutuhkan tubuh. Diantaranya protein, serat, kalsium, fosfor, zat bes...

6 Cara Memanfaatkan Kulit Pisang untuk Menyuburkan Tanaman

Kulit pisang menyediakan banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman, juga bermanfaat untuk membasmi hama. Berikut ini informasi nutrisi yang bisa diberikan kulit pisang untuk tanaman sayuran, buah, dan bunga: - Potasium, nutrisi utama yang terkandung dalam kulit pisang Potasium membantu perkembangan akar, mendorong aliran nutrisi dan air dalam tanaman, mengatur enzim yang mendorong pertumbuhan tanaman jadi lebih kuat dan menghasilkan buah yang lebih besar. Dengan ini, potasium juga membantu tanaman lebih tahan terhadap penyakit dan hama. - Fosfor, mineral tertinggi ke dua dalam kulit pisang Fosfor adalah mineral penting untuk seed germination and viability. Tanaman membutuhkan fosfor untuk memiliki akar kuat, serta mendorong pertumbuhan bunga, serbuk sari, dan buah. - Kalsium, nutrisi penting untuk perkembangan akar dan batang Kalsium bisa disebut sebagai “truk pengangkut mineral” 1) , karena kalsium membantu tanah dan tanaman menyerap nutrisi lain (seperti nitrogen). - Magnesium, mem...