Langsung ke konten utama

Inilah 10 Manfaat Sehat Buah Kiwi untuk Tubuh

Kiwi mengandung banyak vitamin dan mineral yang bisa meningkatkan kesehatan dan membantu menyembuhkan beberapa penyakit. Manfaat kesehatan kiwi termasuk meningkatkan kesehatan pencernaan, dan baik untuk kesehatan jantung.

Antioksidan dalam kiwi baik untuk mencegah penyakit kanker, menyembuhkan insomnia, mencegah degenerasi makular, dan mencegah diabetes. Kandungan antioksidan dalam kiwi menguatkan sistem kekebalan tubuh. Kiwi yang kaya flavonoid juga penting untuk kesehatan wanita hamil.
Kiwi mengandung banyak vitamin dan mineral yang bisa meningkatkan kesehatan dan membantu menyembuhkan beberapa penyakit, bahkan bisa mencegah penyakit kanker.

10 Khasiat dan Manfaat Buah Kiwi untuk Kesehatan Tubuh

1. Manfaat antioksidan dari kiwi
Kiwi mengandung antioksidan yang mengagumkan. Antioksidan dari kiwi terdiri dari vitamin C, phenolic, dan karotenoid. Dalam sebuah penelitian1) ditunjukkan bahwa buah kiwi memiliki kandungan antioksidan yang lebih kuat dibanding antioksidan dari jeruk dan grapefruit.

Antioksidan dari kiwi bisa melindungi DNA dalam sel tubuh dari kerusakan akibat oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas. Dengan DNA yang terlindungi, maka tubuh akan mampu melindungi diri dari radang dan berbagai penyakit.

2. Kiwi menguatkan sistem kekebalan tubuh
Kiwi berkontribusi dalam menguatkan sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh bisa berfungsi dengan baik. Anti mikroba dan anti jamur dalam kiwi bisa membantu mengatasi infeksi musiman dan berbagai penyakit yang disebabkan oleh jamur2). Buah kiwi juga bisa membantu mengurangi gejala demam, flu, dan infeksi saluran pernafasan.

3. Kiwi membantu masalah mata akibat degenerasi makular
Kiwi memiliki peran penting untuk kesehatan mata. Kiwi merupakan sumber phytochemical lutein3) dan zeaxanthin4). Bersama dengan vitamin A, lutein dan zeaxanthin melindungi mata dari katarak, degenerasi makular, dan berbagai gangguan mata lain.

4. Kiwi untuk kesehatan pencernaan
Kiwi bisa menjaga sistem pencernaan tetap sehat karena kiwi mengandung banyak serat. Kiwi juga bisa mengatasi konstipasi dengan cara menstimulasi pergerakan usus. Dalam sebuah penelitian5) menunjukkan bahwa buah kiwi mengandung banyak proteolytic enzyme actinidin yang meningkatkan penyerapan protein dan melancarkan proses pencernaan.

Polysaccharides dalam kiwi membantu mencegah perekatan enteropatogen dan menstimulasi bakteri probiotik dalam usus. Ekstrak buah kiwi juga mendorong pertumbuhan lactic acid dan menghalangi pertumbuhan bakteri Escherichia Coli (E. coli).

5. Kiwi menyembuhkan kanker
Buah kiwi telah lama digunakan dalam pengobatan Tiongkok untuk menyembuhkan berbagai jenis kanker, seperti kanker liver, kanker payudara, kanker perut, dan kanker paru-paru. Ekstrak buah kiwi menghambat perkembangan sel-sel kanker dan melindungi DNA endogen dari kerusakan.

Kiwi menyembuhkan kanker dengan cara menjadi sitotoksik untuk sel-sel kanker ganas tanpa mempengaruhi sel lain yang sehat dan normal. Kandungan antioksidan, karotenoid, vitamin dan serat dalam kiwi berkontribusi dalam menyembuhkan penyakit kanker dan mencegah pertumbuhan sel-sel kanker secara efektif6).

6. Kiwi memberi perlindungan dari asma
Buah kiwi yang mengandung banyak vitamin C bisa memberi perlindungan dari berbagai gejala gangguan pernafasan seperti asma.

Hasil penelitian di Italia yang dipublikasikan dalam Thorax, yang melibatkan lebih dari 18.000 anak-anak usia antara 6-7 tahun menunjukkan bahwa anak-anak yang makan jeruk dan kiwi 5-7 porsi per minggu menurunkan resiko terkena gangguan pernafasan sampai 44 persen dibandingkan dengan anak-anak yang tidak suka makan jeruk dan kiwi. Anak-anak penderita asma juga mendapatkan manfaat lebih baik dari rutin makan buah jeruk dan kiwi setiap hari.

7. Kiwi untuk kesehatan jantung
Kiwi mengandung banyak polyphenols, vitamin C, vitamin E dan potasium yang efektif dalam menjaga kesehatan jantung. Penelitian7) telah menunjukkan bahwa buah kiwi membantu mengurangi trigliserida dalam darah.

Makan buah kiwi setiap hari bisa mengurangi resiko pembekuan darah. Efek fibrinolitik pada pembuluh darah mencegah resiko gangguan jantung seperti atherosclerosis.

8. Kiwi baik untuk penderita diabetes
Kiwi memiliki indeks glikemik rendah sehingga baik untuk penderita diabetes. Sebuah penelitian8) menunjukkan bahwa makan buah kiwi membantu dalam pengaturan adipogenesis yang merupakan langkah penting untuk mencegah diabetes. Disfungsi jaringan adipose dalam tubuh berdampak besar dalam perkembangan resistensi  insulin dan diabetes.

9. Kiwi untuk tidur lebih nyenyak
Kiwi mengandung banyak serotonin yang bisa membantu tidur lebih nyenyak. Menurut hasil penelitian9), mengkonsumsi kiwi membantu meningkatkan kualitas tidur dalam hal efisiensi dan lama waktu tidur.

Kiwi juga mengandung banyak flavonoid seperti naringenin, quercitin, catechin, epicatechin yang memodulasi rangsangan untuk tidur, dan dianggap sebagai agen penenang nabati yang efektif. Intinya, kiwi bisa mengatasi insomnia dan membuat tidur lebih nyenyak.

10. Manfaat kiwi untuk kesehatan wanita
Buah kiwi secara khusus memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan wanita:

- perawatan kulit:
buah kiwi membantu menjaga kesehatan kulit karena kontribusinya dalam proses sintesis kolagen. Kandungan vitamin C dalam kiwi membantu menjaga kulit tetap kencang, dan mempercepat proses penyembuhan luka pada kulit.

Vitamin E dalam kiwi membantu mengurangi garis-garis halus dan kerutan pada kulit, juga membantu mengurangi efek buruk radiasi ultra violet pada kulit. Antioksidan dalam kiwi bekerja sebagai anti aging yang mencegah kerusakan kulit akibat usia, sehingga kulit selalu terlihat awet muda.

- meningkatkan penyerapan zat besi:
salah satu manfaat mengagumkan dari buah kiwi adalah kemampuan kiwi dalam membantu penyerapan zat besi oleh tubuh. Wanita, terutama yang sedang mengalami menstruasi, rentan kekurangan zat besi, dan makan buah kiwi bisa membantu mengatasi kondisi kekurangan zat besi ini.

Vitamin C, lutein dan zeaxanthin dalam kiwi membantu meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh dan mencegah tubuh dari kekurangan zat besi.

- untuk wanita hamil:
Kiwi merupakan buah sempurna untuk wanita hamil karena kiwi memiliki banyak folat alami. Folat penting untuk pertumbuhan otak janin, dan membantu mencegah kelainan pada janin. Flavonoid, vitamin C, vitamin E, dan vitamin K dalam kiwi juga berkontribusi penting untuk perkembangan janin, serta untuk kesehatan ibu dan janin yang dikandungnya.

Cara terbaik untuk mendapatkan manfaat dari buah kiwi adalah dengan memakannya secara langsung, atau dibuat jus/smoothie. Sebaiknya tidak mencampur buah kiwi dengan susu atau produk susu.


Referensi:
1) http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21212530
2) http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15245867
3) http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3708350/
4) http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/9828775
5) http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23394986
6) http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12127237
7) http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15370099
8) http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/20087882
9) http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21669584


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Obat Cacar Air dan Campak Tradisional

Cacar air dan campak merupakan penyakit yang biasanya menyerang anak-anak pada usia 3-5 tahun. Namun anak di usia lebih dari itu bisa juga terkena cacar, bahkan orang dewasa sekalipun. Penyakit cacar air atau disebut varicella simplex disebabkan oleh virus bernama varicella zoster . Virus ini sangat mudah menyerang manusia dengan kondisi badan yang lemah (kurang fit). Gejala cacar air biasanya ditandai dengan demam ringan, sakit kepala ringan dan rasa lemah di badan. Kemudian pada keesokan harinya, kulit menjadi merah dan terasa panas dan muncul benjolan kecil berisi air. Umumnya menyerang bagian punggung, dada, hingga leher dan lengan. Obat Cacar Air Tradisional Pada kondisi fit, sebenarnya cacar air dapat hilang dengan sendirinya dalam waktu 2 sampai 4 minggu sejak munculnya benjolan berisi air. Namun untuk menghindari resiko yang lebih besar, cacar air sebaiknya segera diobati. Berikut ini ramuan tradisional untuk mengobati cacar air. Bunga Gendola Bunga Gendola memiliki khasiat a...

Manfaat Belimbing Wuluh untuk Kesehatan

Belimbing wuluh yang dikenal juga dengan nama belimbing asam atau belimbing sayur ini memiliki nama latin Averrhoa bilimbi L.. Belimbing wuluh biasanya tumbuh liar di perkebunan warga atau ditanam sebagai tanaman pagar atau di halaman rumah. Buahnya yang asam sering dijadikan sebagai campuran minuman, rujak ataupun penyedap masakan seperti sayur asam. Belimbing wuluh yang termasuk dalam keluarga Oxadilaceae juga biasa dijadikan sebagai tanaman untuk pengobatan herbal. Daun, bunga dan buahnya adalah bagian tanaman yang sering dimanfaatkan. Daun digunakan untuk mengobati perut sakit , gondongan (parotitis), rematik. Bunga untuk mengobati batuk, sariawan (stomatitis). Buah belimbing wuluh sering dimanfaatkan untuk mengobati batuk rejan, mengobati sariawan, mencegah diabetes dan menghilangkan jerawat. Kandungan Buah Belimbing Wuluh Meskipun rasanya yang sangat asam, tapi buah belimbing wuluh juga mengandung senyawa yang dibutuhkan tubuh. Diantaranya protein, serat, kalsium, fosfor, zat bes...

6 Cara Memanfaatkan Kulit Pisang untuk Menyuburkan Tanaman

Kulit pisang menyediakan banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman, juga bermanfaat untuk membasmi hama. Berikut ini informasi nutrisi yang bisa diberikan kulit pisang untuk tanaman sayuran, buah, dan bunga: - Potasium, nutrisi utama yang terkandung dalam kulit pisang Potasium membantu perkembangan akar, mendorong aliran nutrisi dan air dalam tanaman, mengatur enzim yang mendorong pertumbuhan tanaman jadi lebih kuat dan menghasilkan buah yang lebih besar. Dengan ini, potasium juga membantu tanaman lebih tahan terhadap penyakit dan hama. - Fosfor, mineral tertinggi ke dua dalam kulit pisang Fosfor adalah mineral penting untuk seed germination and viability. Tanaman membutuhkan fosfor untuk memiliki akar kuat, serta mendorong pertumbuhan bunga, serbuk sari, dan buah. - Kalsium, nutrisi penting untuk perkembangan akar dan batang Kalsium bisa disebut sebagai “truk pengangkut mineral” 1) , karena kalsium membantu tanah dan tanaman menyerap nutrisi lain (seperti nitrogen). - Magnesium, mem...