Langsung ke konten utama

Inilah 10 Manfaat Sehat Asparagus untuk Tubuh

Banyak penelitian menunjukkan bahwa meningkatkan konsumsi sayuran seperti asparagus bisa mengurangi resiko diabetes, dan penyakit jantung, serta meningkatkan kesehatan kulit dan rambut, meningkatkan energi, juga membantu menurunkan berat badan.

Mengkonsumsi berbagai jenis buah dan sayuran sudah sejak lama dikaitkan dengan pengurangan resiko berbagai masalah kesehatan yang berhubungan dengan gaya hidup.
Asparagus punya banyak manfaat, seperti: mengurangi resiko diabetes, dan penyakit jantung, serta meningkatkan kesehatan kulit dan rambut, meningkatkan energi, juga membantu menurunkan berat badan.
10 Manfaat Sehat dari Asparagus untuk Kesehatan Tubuh

1. Asparagus memiliki manfaat anti-aging
Hal luar biasa dari anti-oksidan glutathione dalam asparagus adalah membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari dan polusi.

Berdasarkan artikel dalam jurnal The Lancet yang dikeluarkan tahun 1998, anti-oksidan glutathione bisa memperlambat proses penuaan. Dan folate yang disediakan oleh asparagus bekerja bersama vitamin B12 untuk mencegah penurunan fungsi kognitif.


2. Asparagus untuk kesehatan pencernaan
Asparagus mengandung jumlah nutrient inulin yang tinggi. Inulin adalah sejenis karbohidrat kompleks yang umum dikenal sebagai prebiotik. Inulin baru bisa dicerna jika sudah mencapai usus besar, di mana inulin dimakan oleh bakteri baik seperti Lactobacilli. Inulin yang sudah dicerna ini membantu meningkatkan penyerapan nutrisi dan mengurangi resiko kanker perut, dan alergi. 

Asparagus juga menyediakan serat diet, dan memiliki kandungan laksatif yang membantu memperlancar fungsi usus besar. Bersama dengan pencernaan yang sehat, serat juga membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.


3. Asparagus mencegah kanker
Asparagus racemosus atau asparagus liar mengandung phytonutrient tertentu yang dikenal sebagai saponin. Penelitian telah menunjukkan bahwa saponin dari asparagus memiliki senyawa anti-kanker dan anti-inflamasi.

Asparagus juga membantu meningkatkan kadar glutathione, dan anti-oksidan yang berperan penting dalam pencegahan berbagai penyakit seperti HIV, AIDS, Alzheimer, anemia, kanker, diabetes, fibrosis kistik, dan berbagai jenis gangguan jantung.


4. Asparagus untuk kesehatan jantung
Satu gelas asparagus memiliki lebih dari 1 gram serat larut yang menurunkan resiko penyakit jantung, dan amino acid yang membantu membersihkan tubuh dari kelebihan garam. Asparagus juga memiliki efek anti-inflamasi dan kadar anti-oksidan tinggi yang bisa membantu mengurangi resiko penyakit jantung. 


5. Asparagus untuk menjaga kesehatan di masa kehamilan 
Asparagus mengandung folate dan folic acid tinggi yang baik untuk kehamilan. Folate membantu mengurangi resiko berat badan kurang dan lahir cacat pada janin, folate juga penting untuk pertumbuhan neuronal pada janin, membantu mengurangi komplikasi edema atau penimbunan air dalam jaringan tubuh.

Folic acid penting untuk wanita hamil dalam melindungi janin dari keguguran, dan kerusakan pembuluh syaraf. 

Ada yang menyebut bahwa kandungan laksatif dalam asparagus tidak baik untuk kehamilan. Namun begitu, mengkonsumsi asparagus dalam jumlah kecil di masa kehamilan tidak berbahaya bagi janin.

Karena itu, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai dosis asparagus yang baik dikonsumsi pada masa kehamilan. 


6. Asparagus menurunkan resiko diabetes tipe 2
Kandungan anti-inflamasi dan anti-oksidan tinggi dalam asparagus menjadikan asparagus makanan pencegah diabetes yang baik. Penelitian menunjukkan hasil signifikan dan membuktikan bahwa asparagus membantu mengendalikan kadar gula darah, meningkatkan pengeluaran insulin, dan menyediakan efek anti-diabetes.

Manfaat ini juga diperoleh dari kandungan mineral chromium dalam asparagus yang berperan penting dalam mengatur kadar gula darah dalam tubuh.


7. Asparagus mencegah osteoporosis
Kekurangan vitamin K berkaitan dengan tingginya resiko pengeroposan tulang. Satu gelas asparagus memenuhi 70% kebutuhan vitamin K per hari. Mengkonsumsi cukup vitamin K setiap hari bisa meningkatkan kesehatan tulang dengan meningkatkan penyerapan kalsium dan mengurangi pelepasan kalsium lewat air kencing.

Zat besi dalam asparagus juga berperan penting dalam menjaga kekuatan dan elastisitas tulang dan sendi. Sehingga asparagus baik untuk kesehatan tulang secara keseluruhan.


8. Asparagus mencegah epilepsi
Epilepsi adalah gangguan kronis yang mempengaruhi otak, dan menyebabkan sawan atau kejang yang berulang. Otak mengirim sinyal abnormal sebagai hasil dari perubahan yang tidak bisa dicegah dalam jaringan-jaringan otak. Akar asparagus racemosus bisa digunakan sebagai anti-epilepsi, dan membantu menyembuhkan gejala-gejala epilepsi.


9. Asparagus menyembuhkan tuberkulosis
Asparagus dikenal efektif menyembuhkan bronkitis dan tuberkulosis. Asparagus meningkatkan efisiensi fungsi jaringan paru-paru, dan membantu merawat infeksi tenggorokan. 


10. Asparagus meredakan rematik
Rheumatoid artritis adalah kondisi kronis yang menyebabkan radang sendi. Penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi makanan kaya folate seperti asparagus, bisa membantu meredakan nyeri yang berhubungan dengan artritis.


Manfaat lain dari asparagus adalah sebagai obat anti-depresi, membantu meningkatkan daya ingat, meningkatkan produksi dan pengeluaran estrogen, dan memiliki efek menenangkan susunan syaraf. Sebagai sumber vitamin A, asparagus juga penting untuk kesehatan penglihatan, dan melindungi retina dari kerusakan.

Meski memiliki banyak manfaat kesehatan, terlalu banyak mengkonsumsi asparagus mungkin bisa menyebabkan batu ginjal, reaksi alergi, dan air kencing berbau tajam pada sebagian orang.
Karena itu, pastikan terlebih dahulu bahwa Anda tidak memiliki alergi asparagus, dan makanlah asparagus dalam jumlah wajar agar tidak mengganggu kesehatan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manfaat Bawang Merah untuk Kesehatan dan Kesuburan Rambut

Manfaat dan khasiat bawang merah untuk kesehatan, pengobatan, kecantikan dan kesuburan rambut serta mengatasi ketombe. Bawang Merah Bawang merah yang dalam bahasa latin disebut Allium ascalonicum L. merupakan tumbuhan dalam famili Alliaceae. Umbi yang dihasilkan tanaman ini digunakan oleh manusia sebagai bumbu masakan. Ada yang dihaluskan bersama bumbu lainnya maupun dijadikan bawang goreng sebagai pewangi dan penyedap masakan. Namun perlu diingat untuk tidak menyimpan irisan bawang merah lebih dari satu hari, karena bawang merah yang sudah dipotong merupakan tempat berkembang biaknya bakteri meskipun disimpan di lemari pendingin. Jadi, kalau bawang erah sudah diiris harus digunakan saat itu juga atau buang saja. Kandungan Bawang Merah: flavonglikosida (berfungsi sebagai antiradang, pembunuh bakteri, dan menurunkan panas) protein lemak kalsium fosfor Vitamin B1 dan C. Manfaat Bawang Merah untuk Kesehatan Seperti bawang putih , selain digunakan sebagai bumbu dapur, bawang merah juga bi...

Manfaat Bunga Sepatu untuk Kesehatan dan Kecantikan

Bunga sepatu atau kembang sepatu adalah tanaman bunga dengan ukuran besar, warna kelopak merah hingga keungu-unguan dan tidak beraroma. Kembang sepatu bernama Latin Hibiscus rosa-sinensis adalah tanaman semak yang kedatangannya diperkirakan para ilmuwan dari daerah tropis dan subtropis seperti negara-negara Asia Timur. Di beberapa daerah seperti Malaysia, kembang sepatu diberi julukan bunga raya dan diklaim sebagai bunga nasional Malaysia tepat tanggal 28 Juli 1980. Orang jawa pedalaman menamakan bunga sepatu dengan kembang worowari. Di daerah tropis, tanaman bunga sepatu dilestarikan dengan menenam dalam pot kemudian dijejerkan ke samping dalam sebuah rumah kaca (agar terkena sinar matahari) hingga benar-benar menghasilkan bunga. Kalau di kawasan subtropis berbunga sejak awal musim panas hingga musim gugur. Karena pesona keindahan fisik dari bunga kembang sepatu membuat tanaman ini lebih sering dijadikan tanaman hias. Jika Anda ingin menghias halaman rumah atau pintu masuk dengan bu...

Manfaat Bunga Rosella untuk Kesehatan

Manfaat bunga rosella sudah banyak diketahui oleh masyarakat luas. Namun juga tidak sedikit yang belum pernah merasakan khasiatnya, hal itu dikarenakan di Indonesia belum terlalu banyak budidaya bunga rosella ini. Berbeda memang jikalau dibandingkan dengan teh hijau yang kini makin popular di Indonesia. Di negeri tetangga Malaysia, tanaman bunga Rosella ini sudah banyak yang memanfaatkan, mulai dari buah bunga rosella, daunnya, kelopak, serta bunganya sejak lebih dari 300 tahun yang lalu. Manfaat bunga yang memiliki nama latin Hibiscus sabdariffa ini banyak sekali. Mulai dari dibuat untuk makanan dan minuman seperti selai, teh, jeli, serta untuk campuran salad buah dan masih banyak yang lainnya. Bunga rosella dulunya berasal dari benua Afrika, hidup dari benih dan memiliki pohon dengan tinggi berkisar 4 meter. Pohon rosella sendiri termasuk dalam tanaman perdu. Apabila anda ingin menanam bunga rosella ini, cukup dengan menanam benih bunga rosella yang sudah kering, karena bisa dibila...