Langsung ke konten utama

Gunakan Oil Cleansing Method untuk Membersihkan dan Menyehatkan Kulit Wajah

Oil Cleansing Method (OCM) semakin populer karena manfaatnya yang luar biasa untuk berbagai jenis kulit.

Oil Cleansing Method (OCM) semakin populer karena manfaatnya yang luar biasa untuk berbagai jenis kulit.

Pengertian Oil Cleansing Method

Oil Cleansing Method (OCM) adalah metode membersihkan wajah menggunakan minyak. Lebih jelasnya: cara membersihkan wajah yang berdasarkan pada teori “minyak menyerap minyak”. Dengan metode ini, minyak digunakan untuk menyerap minyak berlebih pada kulit dan membersihkan wajah dari dalam kulit.

Banyak yang ragu menggunakan minyak untuk membersihkan wajah, karena mereka pikir minyak bisa membuat kulit wajah makin berminyak dan menimbulkan jerawat. Padalah itu tidak benar, karena jerawat disebabkan oleh debu, kotoran, bakteri, pembersihan wajah tidak benar, dan oleh ketidakseimbangan hormon (Hormonal Imbalances).

Perusahaan perawatan wajah dan kosmetik selalu menyarankan orang-orang dengan kulit berminyak untuk menggunakan produk kecantikan bebas minyak (Oil free product), padahal sebenarnya minyak bermanfaat untuk kulit wajah, dan bahkan, oil free product bisa menyebabkan kulit kering.


Manfaat Oil Cleansing Method

Oil cleansing method bermanfaat untuk berbagai jenis kulit, termasuk kulit berminyak, kulit berjerawat, dan kulit sensitif. Bila dilakukan secara rutin, kulit wajah akan semakin bersih, lembut, dan berkilau.

Meski begitu, banyak yang tidak merasa puas dengan Oil Cleansing Method ini karena mereka menggunakan jenis minyak yang tidak cocok untuk jenis kulit mereka. Menemukan jenis minyak yang cocok untuk wajah memang merepotkan karena butuh percobaan dan waktu, tapi metode ini dijamin berhasil jika sudah tahu jenis minyak apa yang harus digunakan.


Jenis Minyak yang Digunakan untuk Oil Cleansing Method

Hal terpenting dari Oil Cleansing Method adalah memilih jenis minyak yang akan dipakai, karena salah memilih minyak bisa membuat kondisi kulit jadi lebih buruk. Pilihlah jenis minyak sesuai dengan jenis kulit, dan lakukan percobaan untuk menentukan proporsi minyak.

1. kulit normal cenderung kering
Extra Virgin Olive Oil, Evening Primrose Oil, dan Castor Oil
Contoh proporsi: minyak zaitun 80%, Evening Primrose Oil 10%, dan Castor Oil 10%.
Ada banyak jenis minyak zaitun yang dijual di pasaran, extra virgin, virgin, pure olive oil, 100% pure, dan sebagainya. Pastikan untuk memilih jenis minyak zaitun yang tepat.

2. Kulit normal
Extra Virgin Olive Oil, dan Jojoba Oil

3. Kulit kering dan kulit dehidrasi
Extra Virgin Coconut Oil, dan Extra Virgin Olive Oil, dan Castor Oil.
Extra Virgin Coconut Oil lebih murni dan warnanya lebih jernih dibanding virgin coconut oil (VCO).

4. Kulit berminyak, dan kulit berjerawat
Jojoba Oil, dan Grapeseed Oil (minyak biji anggur) atau Watermelon Seed Oil (minyak biji semangka).

5. Kulit sensitif
Apricot Kernel Oil, dan Jojoba Oil. Bisa juga menggunakan Evening Primrose Oil, Flax Seed Oil, Hazelnut Oil, atau Sunflower Seed Oil (minyak biji bunga matahari).

Proporsi yang perlu digunakan tergantung dari masing-masing kebutuhan. Karena itu, mulailah bereksperimen dengan proporsi 50/50, lalu lihat hasilnya. Jika tidak puas dengan hasilnya, proporsi bisa diganti dengan 75/25 atau proporsi lain hingga mendapatkan hasil yang memuaskan. Tapi ingat, jangan mengganti jenis minyak. Karena jenis minyak yang salah bisa membuat kondisi kulit makin buruk.


Cara Melakukan Oil Cleansing Method

Yang perlu dipersiapkan:
- Air hangat
- Campuran minyak sesuai dengan jenis kulit. Seperti yang sudah disebutkan di atas.Misal olive oil dan jojoba oil untuk kulit normal.
- Kain pembersih wajah

Caranya:
- usapkan sedikit minyak pada telapak tangan agar minyak terasa agak hangat, baru kemudian usapkan pada wajah.

- pijat wajah dengan lembut selama sekitar 5 menit. Ini dilakukan untuk membersihkan blackheads dan kotoran lain dari kulit wajah.

- celupkan kain pembersih pada air hangat, kemudian tutup wajah dengan kain hangat tersebut. Air hangat bisa membuka pori-pori dan membuat kotoran dan racun keluar dari pori-pori kulit. Biarkan beberapa saat sampai kain menjadi dingin. Setelah itu, usap wajah dengan lembut menggunakan kain yang sama.

- Lakukan proses ini 2-3 kali, sampai wajah bersih. Pastikan untuk memijat dan mengusap kulit wajah secara lembut, jangan menggosoknya. Tidak perlu dibilas dengan air lagi.

Dengan metode ini, kulit wajah tidak akan terasa berminyak karena kain pembersih yang hangat membersihkan minyak dengan baik.


Perlu diperhatikan:
Atur suhu air sesuai kebutuhan. Jangan gunakan air terlalu panas, karena akan membuat kulit terasa kering hingga kemerahan. Hal ini sering terjadi pada mereka yang memiliki jenis kulit kering dan sensitif. Jika kulit terasa kering setelah dibersihkan, oleskan sedikit minyak jojoba atau minyak zaitun.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Obat Cacar Air dan Campak Tradisional

Cacar air dan campak merupakan penyakit yang biasanya menyerang anak-anak pada usia 3-5 tahun. Namun anak di usia lebih dari itu bisa juga terkena cacar, bahkan orang dewasa sekalipun. Penyakit cacar air atau disebut varicella simplex disebabkan oleh virus bernama varicella zoster . Virus ini sangat mudah menyerang manusia dengan kondisi badan yang lemah (kurang fit). Gejala cacar air biasanya ditandai dengan demam ringan, sakit kepala ringan dan rasa lemah di badan. Kemudian pada keesokan harinya, kulit menjadi merah dan terasa panas dan muncul benjolan kecil berisi air. Umumnya menyerang bagian punggung, dada, hingga leher dan lengan. Obat Cacar Air Tradisional Pada kondisi fit, sebenarnya cacar air dapat hilang dengan sendirinya dalam waktu 2 sampai 4 minggu sejak munculnya benjolan berisi air. Namun untuk menghindari resiko yang lebih besar, cacar air sebaiknya segera diobati. Berikut ini ramuan tradisional untuk mengobati cacar air. Bunga Gendola Bunga Gendola memiliki khasiat a...

Manfaat Belimbing Wuluh untuk Kesehatan

Belimbing wuluh yang dikenal juga dengan nama belimbing asam atau belimbing sayur ini memiliki nama latin Averrhoa bilimbi L.. Belimbing wuluh biasanya tumbuh liar di perkebunan warga atau ditanam sebagai tanaman pagar atau di halaman rumah. Buahnya yang asam sering dijadikan sebagai campuran minuman, rujak ataupun penyedap masakan seperti sayur asam. Belimbing wuluh yang termasuk dalam keluarga Oxadilaceae juga biasa dijadikan sebagai tanaman untuk pengobatan herbal. Daun, bunga dan buahnya adalah bagian tanaman yang sering dimanfaatkan. Daun digunakan untuk mengobati perut sakit , gondongan (parotitis), rematik. Bunga untuk mengobati batuk, sariawan (stomatitis). Buah belimbing wuluh sering dimanfaatkan untuk mengobati batuk rejan, mengobati sariawan, mencegah diabetes dan menghilangkan jerawat. Kandungan Buah Belimbing Wuluh Meskipun rasanya yang sangat asam, tapi buah belimbing wuluh juga mengandung senyawa yang dibutuhkan tubuh. Diantaranya protein, serat, kalsium, fosfor, zat bes...

6 Cara Memanfaatkan Kulit Pisang untuk Menyuburkan Tanaman

Kulit pisang menyediakan banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman, juga bermanfaat untuk membasmi hama. Berikut ini informasi nutrisi yang bisa diberikan kulit pisang untuk tanaman sayuran, buah, dan bunga: - Potasium, nutrisi utama yang terkandung dalam kulit pisang Potasium membantu perkembangan akar, mendorong aliran nutrisi dan air dalam tanaman, mengatur enzim yang mendorong pertumbuhan tanaman jadi lebih kuat dan menghasilkan buah yang lebih besar. Dengan ini, potasium juga membantu tanaman lebih tahan terhadap penyakit dan hama. - Fosfor, mineral tertinggi ke dua dalam kulit pisang Fosfor adalah mineral penting untuk seed germination and viability. Tanaman membutuhkan fosfor untuk memiliki akar kuat, serta mendorong pertumbuhan bunga, serbuk sari, dan buah. - Kalsium, nutrisi penting untuk perkembangan akar dan batang Kalsium bisa disebut sebagai “truk pengangkut mineral” 1) , karena kalsium membantu tanah dan tanaman menyerap nutrisi lain (seperti nitrogen). - Magnesium, mem...