Langsung ke konten utama

10 Cara Pintar Menyimpan Perhiasan dan Aksesoris

Berikut beberapa cara pintar menyimpan perhiasan aksesoris. Mulai dari cara kreatif dengan mendaur ulang perabot rumah tangga untuk memajang anting-anting, sampai membuat kotak khusus untuk memajang perhiasan.
10 Cara Pintar Menyimpan Perhiasan dan Aksesoris
10 Cara Pintar Menyimpan Perhiasan dan Aksesoris
Menyimpan aksesoris dan perhiasan bisa jadi hal yang merepotkan, karena ukurannya yang mungil apalagi kalau terbuat dari bahan yang mudah kusut. Disimpan dalam wadah begitu saja bisa membuat aksesoris saling mengait, kusut, dan pastinya merepotkan saat akan dipakai.

Karena itu, perhiasan dan aksesoris perlu disimpan dengan baik, supaya selalu rapi, dan supaya perhiasan tidak mudah rusak akibat berbenturan, kusut atau mengait pada perhiasan yang lain.

Lebih penting dari itu, perhiasan dan aksesoris harus ditata dengan rapi supaya terlihat dengan jelas oleh kita dan mudah dijangkau setiap kali kita ingin memakainya. Perhiasan dan aksesoris yang kita pajang sekaligus bisa jadi hiasan dinding kalau kita tahu cara yang tepat untuk memajangnya.


Cara Memajang Perhiasan dan Aksesoris agar Selalu Rapi dan Mudah Dijangkau

Klik link tautan pada masing-masing judul untuk melihat lebih banyak ide kreasi.

1. Parutan bekas
Gunakan parutan bekas untuk memajang anting-anting.
Gunakan parutan bekas untuk memajang anting-anting.
Foto: my-home-ideas-diy

2. Perabot dapur
Perabot dapur juga cantik untuk memajang anting-anting.
Perabot dapur juga cantik untuk memajang anting-anting.
Foto: mamiejanes

3. Pipa baja/besi
Gunakan pipa baja / pipa besi untuk memajang kalung dan gelang-gelang.
Gunakan pipa baja / pipa besi untuk memajang kalung dan gelang-gelang.
Foto: Making Home Base

4. Kotak es dalam laci
Manfaatkan kotak es yang biasa digunakan untuk memuat kubik es, bisa dimanfaatkan untuk menyimpan perhiasan dan aksesoris yang kecil-kecil, kemudian simpan di dalam laci. Kotak es murah, mudah didapat dan menjaga perhiasan selalu rapi.
Manfaatkan kotak es yang biasa digunakan untuk memuat kubik es, bisa dimanfaatkan untuk menyimpan perhiasan dan aksesoris yang kecil-kecil, kemudian simpan di dalam laci. Kotak es murah, mudah didapat dan menjaga perhiasan selalu rapi.
Foto: nickandcaeli

5. Koper vintage
Manfaatkan koper vintage jadi kotak perhiasan yang cantik dan unik.
Manfaatkan koper vintage jadi kotak perhiasan yang cantik dan unik.
Foto: Modpodgerocksblog

6. Bingkai foto
Menata perhiasan dalam sebuah pigura membuat perhiasan terlihat seperti hiasan dinding.
Menata perhiasan dalam sebuah pigura membuat perhiasan terlihat seperti hiasan dinding.
Foto: BHG

7. Kaitkan di lemari
Pasang pengait kecil di sisi lemari atau meja untuk memajang kalung dan gelang-gelang.
Pasang pengait kecil di sisi lemari atau meja untuk memajang kalung dan gelang-gelang.
Foto: BHG

8. Pajang di dinding
Manfaatkan ruang dinding yang kosong untuk merapihkan perhiasan dan aksesoris. Ternyata tidak perlu tempat khusus untuk memajang perhiasan dan aksesoris, kan?
Manfaatkan ruang dinding yang kosong untuk merapihkan perhiasan dan aksesoris. Ternyata tidak perlu tempat khusus untuk memajang perhiasan dan aksesoris, kan?
Foto: BHG

9. Paint Stick atau Yardstick
Gunakan paint stick atau bisa menggunakan penggaris kayu (yardstick) untuk menata perhiasan.
Gunakan paint stick atau bisa menggunakan penggaris kayu (yardstick) untuk menata perhiasan.
Hanging jewelry organizer paint stick. Foto: infarrantlycreative.net

10. Pajang dalam kotak
Sebuah kotak yang dipajang seperti pigura untuk menata perhiasan dan aksesoris. Cantik, kan?
Sebuah kotak yang dipajang seperti pigura untuk menata perhiasan dan aksesoris. Cantik, kan?
 
Terlihat mudah, kan ide-idenya? Biaya untuk membuat tempat memajang perhiasan dan aksesoris (jewelry organizer) itu sama sekali tidak mahal, gunakan saja peralatan yang ada di sekitar kita.


Ini adalah update 10 Cara Pintar Menyimpan Perhiasan dan Aksesoris terbit tanggal 22 Agustus 2016.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Obat Cacar Air dan Campak Tradisional

Cacar air dan campak merupakan penyakit yang biasanya menyerang anak-anak pada usia 3-5 tahun. Namun anak di usia lebih dari itu bisa juga terkena cacar, bahkan orang dewasa sekalipun. Penyakit cacar air atau disebut varicella simplex disebabkan oleh virus bernama varicella zoster . Virus ini sangat mudah menyerang manusia dengan kondisi badan yang lemah (kurang fit). Gejala cacar air biasanya ditandai dengan demam ringan, sakit kepala ringan dan rasa lemah di badan. Kemudian pada keesokan harinya, kulit menjadi merah dan terasa panas dan muncul benjolan kecil berisi air. Umumnya menyerang bagian punggung, dada, hingga leher dan lengan. Obat Cacar Air Tradisional Pada kondisi fit, sebenarnya cacar air dapat hilang dengan sendirinya dalam waktu 2 sampai 4 minggu sejak munculnya benjolan berisi air. Namun untuk menghindari resiko yang lebih besar, cacar air sebaiknya segera diobati. Berikut ini ramuan tradisional untuk mengobati cacar air. Bunga Gendola Bunga Gendola memiliki khasiat a...

Manfaat Belimbing Wuluh untuk Kesehatan

Belimbing wuluh yang dikenal juga dengan nama belimbing asam atau belimbing sayur ini memiliki nama latin Averrhoa bilimbi L.. Belimbing wuluh biasanya tumbuh liar di perkebunan warga atau ditanam sebagai tanaman pagar atau di halaman rumah. Buahnya yang asam sering dijadikan sebagai campuran minuman, rujak ataupun penyedap masakan seperti sayur asam. Belimbing wuluh yang termasuk dalam keluarga Oxadilaceae juga biasa dijadikan sebagai tanaman untuk pengobatan herbal. Daun, bunga dan buahnya adalah bagian tanaman yang sering dimanfaatkan. Daun digunakan untuk mengobati perut sakit , gondongan (parotitis), rematik. Bunga untuk mengobati batuk, sariawan (stomatitis). Buah belimbing wuluh sering dimanfaatkan untuk mengobati batuk rejan, mengobati sariawan, mencegah diabetes dan menghilangkan jerawat. Kandungan Buah Belimbing Wuluh Meskipun rasanya yang sangat asam, tapi buah belimbing wuluh juga mengandung senyawa yang dibutuhkan tubuh. Diantaranya protein, serat, kalsium, fosfor, zat bes...

6 Cara Memanfaatkan Kulit Pisang untuk Menyuburkan Tanaman

Kulit pisang menyediakan banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman, juga bermanfaat untuk membasmi hama. Berikut ini informasi nutrisi yang bisa diberikan kulit pisang untuk tanaman sayuran, buah, dan bunga: - Potasium, nutrisi utama yang terkandung dalam kulit pisang Potasium membantu perkembangan akar, mendorong aliran nutrisi dan air dalam tanaman, mengatur enzim yang mendorong pertumbuhan tanaman jadi lebih kuat dan menghasilkan buah yang lebih besar. Dengan ini, potasium juga membantu tanaman lebih tahan terhadap penyakit dan hama. - Fosfor, mineral tertinggi ke dua dalam kulit pisang Fosfor adalah mineral penting untuk seed germination and viability. Tanaman membutuhkan fosfor untuk memiliki akar kuat, serta mendorong pertumbuhan bunga, serbuk sari, dan buah. - Kalsium, nutrisi penting untuk perkembangan akar dan batang Kalsium bisa disebut sebagai “truk pengangkut mineral” 1) , karena kalsium membantu tanah dan tanaman menyerap nutrisi lain (seperti nitrogen). - Magnesium, mem...