Langsung ke konten utama

Cara Mengatasi Bau Mulut Saat Berpuasa

http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2014/06/cara-mengatasi-bau-mulut-saat-berpuasa.html
Info Kesehatan - Bulan Ramadhan adalah bulan istimewa bagi umat islam. Pada bulan ini, saatnya umat muslim menjalani puasa wajib selama satu bulan penuh. Ketika berpuasa, orang rawan mengalami bau mulut karena kondisinya yang tidak makan dan minum selama puasa. Namun sayangnya masih banyak orang yang belum menyadari bahwa ketika puasa mulut mereka akan terasa tidak nyaman karena bau bahkan dapat mengganggu orang lain. Atau meskipun mereka menyadarinya, tetapi tidak tau cara mengatasi bau mulut yang terjadi saat puasa ini.

Walaupun sedang menjalani puasa, banyak cara yang bisa dilakukan agar mulut tetap segar sepanjang hari dan terhindar dari bau mulut dan bakteri jahat pengganggu kesehatan mulut. Oleh karena itu, kami akan memberikan solusi bagi Anda agar nafas tetap segar dan wangi meskipun sedang berpuasa.

Cara Mengatasi Bau Mulut Saat Puasa


Sebenarnya dulu saya pernah mempublikasikan tipa bagaimana cara menghilangkan bau mulut di kehidupan sehari-hari. Nah kali ini tips yang kami berikan khusus untuk mengatasi bau mulut saat bulan puasa. simak penjelasannya dibawah ini:

1. Perbanyak minum air putih dari waktu buka puasa sampai menjelang imsak. Cukupi kebutuhan air putih sebanyak delapan sampai sepuluh gelas. Tentunya bukan dengan cara diminum sekaligus, minumlah berangsur-angsur dari waktu buka sampai sahur. Dengan kecukupan cairan dalam tubuh, bau mulut dapat dinetralisir dengan cepat. Ini karena air putih yang kita minum akan meningkatkan produksi saliva di dalam mulut sehingga kebersihan mulut tetap terjaga. Dengan begitu, penyebab bau mulut saat puasa dapat diminimalisir.

2. Setelah berbuka puasa dan makan sahur, usahakan untuk menggosok gigi. gosoklah gigi secara menyeluruh termasuk bagian lidah. Jika saat menyikat gigi kurang bersih, sisa makanan yang terdapat pada sela-sela gigi dapat membusuk dan menyebabkan plak penyebab karang gigi.

3. Selain minum air putih, minum teh hijau tanpa gula ketika berbuka dan makan sahur juga akan membantu mengatasi aroma bau mulut tidak sedap. Hal ini karena teh hijau mengandung zat polyphenol yang dapat membantu membunuh bakteri pada mulut dan saluran pernafasan. Fungsi lain dari mengonsumsi teh hijau yaitu mengurangi peradangan pada rongga mulut dan mengatasi gangguan pernapasan yang disebabkan oleh asap rokok.

4. Kurangi makanan yang banyak mengandung gula guna mencegah pengeroposan pada gigi. Perlu juga mengindari makanan yang menimbulkan bau tak sedap dan mengganggu seperti jengkol, petai dan durian. Beberapa bumbu masak yang dapat menyebabkan bau mulut seperti bawang merah dan bawang putih juga sebaiknya dihindari.

5. Hindari rokok selama bulan puasa. Rokok merupakan penyumbang besar penyebab bau mulut yang terjadi ketika puasa. Lebih bagus lagi jika Anda tidak merokok meskipun bukan bulan puasa.

6. Hindari cokelat, es krim, biskuit, dan kue basah lainnya karena dapat lengket di gigi. Jika ingin makan makanan dari jenis ini, sebaiknya langsung bersihkan mulut sehabis memakannya. Jika tidak dibersihkan, makanan yang menempel pada gigi bisa menjadi penyebab bau mulut dan menimbulkan kerusakan pada gigi.

7. Agar bau mulut dapat hilang secara maksimal, disarankan untuk menggunakan obat kumur antiseptik yang ada di pasaran. Anda juga bisa membersihkan sisa makanan pada sela-sela gigi menggunakan benang gigi. Jangan lupa pula untuk tetap menggosok gigi sebelum tidur malam.

8. Menjalani olahraga ringan secara teratur menjelang waktu berbuka puasa juga bisa menjadi cara efektif mencegah bau mulut. Olahraga dapat mengeluarkan zat-zat beracun dalam tubuh termasuk zat penyebab bau pada mulut.

9. Gunakan dental floss (benang gigi) untuk membersihkan sela-sela gigi yang tidak dapat dijangkau doleh sikat gigi.

10. Hal terakhir yang perlu Anda lakukan ketika mengalami bau mulut yang tidak bisa dihilangkan yaitu dengan konsultasi dengan dokter gigi. Barangkali ada masalah dengan organ dalam Anda sehingga menjadi penyebab bau mulut. Berkonsultasi dengan dokter gigi juga dapat membantu Anda mengatasi masalah pada gigi dan mulut seperti gigi berlubang, karang gigi, peradangan pada mulut dan sariawan.

Itualah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi bau mulut saat puasa. Selain itu cara mengatasi bau mulut saat puasa ini bsa juga di gunakan untuk mengatasi bau mulut selain di bulan puasa.Semoga bermanfaat dan Anda dapat menjalani puasa tanpa mengalami masalah bau mulut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Obat Cacar Air dan Campak Tradisional

Cacar air dan campak merupakan penyakit yang biasanya menyerang anak-anak pada usia 3-5 tahun. Namun anak di usia lebih dari itu bisa juga terkena cacar, bahkan orang dewasa sekalipun. Penyakit cacar air atau disebut varicella simplex disebabkan oleh virus bernama varicella zoster . Virus ini sangat mudah menyerang manusia dengan kondisi badan yang lemah (kurang fit). Gejala cacar air biasanya ditandai dengan demam ringan, sakit kepala ringan dan rasa lemah di badan. Kemudian pada keesokan harinya, kulit menjadi merah dan terasa panas dan muncul benjolan kecil berisi air. Umumnya menyerang bagian punggung, dada, hingga leher dan lengan. Obat Cacar Air Tradisional Pada kondisi fit, sebenarnya cacar air dapat hilang dengan sendirinya dalam waktu 2 sampai 4 minggu sejak munculnya benjolan berisi air. Namun untuk menghindari resiko yang lebih besar, cacar air sebaiknya segera diobati. Berikut ini ramuan tradisional untuk mengobati cacar air. Bunga Gendola Bunga Gendola memiliki khasiat a...

Manfaat Belimbing Wuluh untuk Kesehatan

Belimbing wuluh yang dikenal juga dengan nama belimbing asam atau belimbing sayur ini memiliki nama latin Averrhoa bilimbi L.. Belimbing wuluh biasanya tumbuh liar di perkebunan warga atau ditanam sebagai tanaman pagar atau di halaman rumah. Buahnya yang asam sering dijadikan sebagai campuran minuman, rujak ataupun penyedap masakan seperti sayur asam. Belimbing wuluh yang termasuk dalam keluarga Oxadilaceae juga biasa dijadikan sebagai tanaman untuk pengobatan herbal. Daun, bunga dan buahnya adalah bagian tanaman yang sering dimanfaatkan. Daun digunakan untuk mengobati perut sakit , gondongan (parotitis), rematik. Bunga untuk mengobati batuk, sariawan (stomatitis). Buah belimbing wuluh sering dimanfaatkan untuk mengobati batuk rejan, mengobati sariawan, mencegah diabetes dan menghilangkan jerawat. Kandungan Buah Belimbing Wuluh Meskipun rasanya yang sangat asam, tapi buah belimbing wuluh juga mengandung senyawa yang dibutuhkan tubuh. Diantaranya protein, serat, kalsium, fosfor, zat bes...

6 Cara Memanfaatkan Kulit Pisang untuk Menyuburkan Tanaman

Kulit pisang menyediakan banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman, juga bermanfaat untuk membasmi hama. Berikut ini informasi nutrisi yang bisa diberikan kulit pisang untuk tanaman sayuran, buah, dan bunga: - Potasium, nutrisi utama yang terkandung dalam kulit pisang Potasium membantu perkembangan akar, mendorong aliran nutrisi dan air dalam tanaman, mengatur enzim yang mendorong pertumbuhan tanaman jadi lebih kuat dan menghasilkan buah yang lebih besar. Dengan ini, potasium juga membantu tanaman lebih tahan terhadap penyakit dan hama. - Fosfor, mineral tertinggi ke dua dalam kulit pisang Fosfor adalah mineral penting untuk seed germination and viability. Tanaman membutuhkan fosfor untuk memiliki akar kuat, serta mendorong pertumbuhan bunga, serbuk sari, dan buah. - Kalsium, nutrisi penting untuk perkembangan akar dan batang Kalsium bisa disebut sebagai “truk pengangkut mineral” 1) , karena kalsium membantu tanah dan tanaman menyerap nutrisi lain (seperti nitrogen). - Magnesium, mem...