Langsung ke konten utama

Ramuan Tradisional Obat Nyeri Haid (Dismenorrhea)

http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2013/10/ramuan-tradisional-obat-nyeri-haid.html
Nyeri haid (sumilangeun,<sunda>) atau dalam bahasa medis dikenal dengan istilah dismenorrhea adalah rasa nyeri yang muncul sewaktu menjelang haid atau pada saat menstruasi. Gejalanya ditandai dengan rasa sakit, mulas pada perut bagian bawah sampai ke pinggang dan paha. Hal ini terjadi akibat adanya kontraksi pada rahim.

Nyeri haid memang merupakan salah satu masalah yang diderita para wanita, kondisi lainnya adalah keputihan. Namun untuk mengatasi keputihan, Anda bisa membaca artikel mengenai obat keputihan tradisional.

Jika Anda mengalaminya, tidak perlu khawatir karena sekarang ini sudah banyak dijual obat-obatan untuk mengatasi nyeri haid. Namun jika Anda menginginkan cara alami untuk mengobati nyeri haid, berikut ini bahan dan cara pembuatannya.

Obat Nyeri Haid Tradisional

Berikut ini bahan-bahan alami yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi rasa sakit saat menstruasi:

Daun mint

Cara mengatasi nyeri dengan daun mint ini mudah, tidak perlu dikunyah. Cukup dengan diseduh bebarengan dengan teh, kemudian diminum 1-2 cangkir setiap hari. Rasa nyaman akan mulai timbul di perut, dan nyerinya akan sedikit berkurang.

Jahe

Iris 5 cm jahe tipis-tipis kemudian remukkan. Rebus di dalam panci yang diisi 3 gelas air, sisakan hingga 1 gelas saja. Tambahkan sedikit gula, minum tiga kali sehari (1 gelas untuk sehari, dibagi 3.)

Daun Kemangi

Kemangi juga pain killer yang efektif karena kandungan caffeic acid di dalamnya. Kemangi dapat meringankan nyeri haid. Namun, ia juga dapat menurunkan tekanan darah, sehingga lebih baik tidak dikonsumsi terlalu banyak. Cara mengonsumsinya, cukup campurkan pada masakan atau sambal sebagai lalap.

Kayu manis

Kayu manis adalah bahan anti peradangan dan membantu meredakan nyeri haid. Cukup diseduh bersama teh, atau dicampurkan pada bahan kue atau masakan.

Kunyit

Kunyit juga mengandung bahan anti peradangan sehingga dapat membantu meredakan nyeri haid. Saat ini sih lebih mudah karena sudah ada kunyit kemasan di dalam botol yang siap minum kapan saja.

Tetapi jika Anda malas membelinya, Anda bisa kok membuatnya sendiri. Caranya, ambil kunyit secukupnya kemudian diparut dan peras airnya. Tambahkan sedikit madu pada air perasan kunyit tersebut dan langsung diminum.

Air Kelapa hijau
Air kelapa hijau sudah dipercaya dan dijadikan sebagai obat untuk mengatasi berbagai penyakit, seperti keracunan makanan hingga obat nyeri saat menjelang haid. Caranya, air kelapa hijau(mengambilnya jangan dijatuhkan)dicampur dengan gula kelapa/gula aren/madu. Minum 2 kali sehari selama 3 hari berturut-turut menjelang haid.

Ramuan Tradisional Obat Nyeri Haid

Selain beberapa bahan alami diatas, masih ada lagi beberapa ramuan tradisional yang efektif untuk mengatasi rasa nyeri saat menstruasi.

Asam Jawa dan Temulawak

Bahan: Asam jawa yang sudah matang sebesar telur merpati, ½ jari temulawak, gula jawa secukupnya dan air satu gelas.
Cara pengobatan: Temulawak diiris tipis, kemudian direbus dengan bahan lainnya dalam 1 gelas air hingga tersisa ½ gelas. Setelah itu, saring dan minum airnya sekaligus selagi masih hangat. Lakukan pengobatan ini dengan dosis yang sama selama satu minggu.

Bunga Matahari

Bahan: Bagian dasar bunga matahari sebanyak 30 gram, 1 sendok makan gula jawa dan 2 gelas air.
Cara pengobatan: Rebus bagian dasar bunga matahari dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Kemudian tambahkan 1 sendok makan gula jawa. Setelah dingin, airnya disaring dan diminum sekaligus satu kali sehari.

Rupanya cukup sekian pembahasan mengenai ramuan tradisional obat nyeri haid kali ini. Kalau ada waktu akan saya sambung lagi, karena masih banyak ramuan dan bahan alami yang bisa digunakan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Obat Cacar Air dan Campak Tradisional

Cacar air dan campak merupakan penyakit yang biasanya menyerang anak-anak pada usia 3-5 tahun. Namun anak di usia lebih dari itu bisa juga terkena cacar, bahkan orang dewasa sekalipun. Penyakit cacar air atau disebut varicella simplex disebabkan oleh virus bernama varicella zoster . Virus ini sangat mudah menyerang manusia dengan kondisi badan yang lemah (kurang fit). Gejala cacar air biasanya ditandai dengan demam ringan, sakit kepala ringan dan rasa lemah di badan. Kemudian pada keesokan harinya, kulit menjadi merah dan terasa panas dan muncul benjolan kecil berisi air. Umumnya menyerang bagian punggung, dada, hingga leher dan lengan. Obat Cacar Air Tradisional Pada kondisi fit, sebenarnya cacar air dapat hilang dengan sendirinya dalam waktu 2 sampai 4 minggu sejak munculnya benjolan berisi air. Namun untuk menghindari resiko yang lebih besar, cacar air sebaiknya segera diobati. Berikut ini ramuan tradisional untuk mengobati cacar air. Bunga Gendola Bunga Gendola memiliki khasiat a...

Manfaat Belimbing Wuluh untuk Kesehatan

Belimbing wuluh yang dikenal juga dengan nama belimbing asam atau belimbing sayur ini memiliki nama latin Averrhoa bilimbi L.. Belimbing wuluh biasanya tumbuh liar di perkebunan warga atau ditanam sebagai tanaman pagar atau di halaman rumah. Buahnya yang asam sering dijadikan sebagai campuran minuman, rujak ataupun penyedap masakan seperti sayur asam. Belimbing wuluh yang termasuk dalam keluarga Oxadilaceae juga biasa dijadikan sebagai tanaman untuk pengobatan herbal. Daun, bunga dan buahnya adalah bagian tanaman yang sering dimanfaatkan. Daun digunakan untuk mengobati perut sakit , gondongan (parotitis), rematik. Bunga untuk mengobati batuk, sariawan (stomatitis). Buah belimbing wuluh sering dimanfaatkan untuk mengobati batuk rejan, mengobati sariawan, mencegah diabetes dan menghilangkan jerawat. Kandungan Buah Belimbing Wuluh Meskipun rasanya yang sangat asam, tapi buah belimbing wuluh juga mengandung senyawa yang dibutuhkan tubuh. Diantaranya protein, serat, kalsium, fosfor, zat bes...

6 Cara Memanfaatkan Kulit Pisang untuk Menyuburkan Tanaman

Kulit pisang menyediakan banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman, juga bermanfaat untuk membasmi hama. Berikut ini informasi nutrisi yang bisa diberikan kulit pisang untuk tanaman sayuran, buah, dan bunga: - Potasium, nutrisi utama yang terkandung dalam kulit pisang Potasium membantu perkembangan akar, mendorong aliran nutrisi dan air dalam tanaman, mengatur enzim yang mendorong pertumbuhan tanaman jadi lebih kuat dan menghasilkan buah yang lebih besar. Dengan ini, potasium juga membantu tanaman lebih tahan terhadap penyakit dan hama. - Fosfor, mineral tertinggi ke dua dalam kulit pisang Fosfor adalah mineral penting untuk seed germination and viability. Tanaman membutuhkan fosfor untuk memiliki akar kuat, serta mendorong pertumbuhan bunga, serbuk sari, dan buah. - Kalsium, nutrisi penting untuk perkembangan akar dan batang Kalsium bisa disebut sebagai “truk pengangkut mineral” 1) , karena kalsium membantu tanah dan tanaman menyerap nutrisi lain (seperti nitrogen). - Magnesium, mem...