Langsung ke konten utama

Obat Rematik dan Encok Tradisional

http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2013/10/obat-rematik-dan-encok-tradisional.html
Banyak orang menganggap bahwa rematik dan asam urat adalah sama. Kenyataannya tidak seperti itu, rematik dan asam urat adalah dua hal berbeda. Asam urat memang salah satu jenis rematik, tapi rematik bukan berarti asam urat.

Lalu apa itu rematik? Rematik adalah sekelompok penyakit yang menyerang berbagai organ dan jaringan tubuh seperti tulang, sendi, otot, bahkan darah atau organ tubuh lainnya.

Sedangkan encok adalah penyakit yang disebabkan penumpukan kristal asam urat di dalam jaringan ikat, yaitu ruang antara dua tulang atau di dalam tulang itu sendiri. Jadi, rematik dan encok masih berkaitan erat deengan asam urat, tapi tidak sama. Untuk pengobatan asam urat bisa melihat artikel sebelumnya: Obat Asam Urat.

Nah, setelah Anda mengetahui apa itu rematik dan encok, sekarang kita lanjut ke pembahasan mengenai obat rematik dan obat encok tradisional.

Cara Tradisional Mengobati Rematik dan Encok

Sekarang ini sudah banyak obat untuk mengatasi rematik dan encok. Namun pengobatan tradisional tidak kalah manjur.

Jahe (untuk encok)

Bersihkan 2 ibu jari rimpang jahe, lalu potong-potong atau sedikit diremukkan. Kemudian rebus dengan 1 gelas air, dan beri gula atau madu secukupnya. Air rebusannya diminum secara teratur setiap hari.

Jahe (untuk rematik)

Rebus batangnya sebesar jari dengan 3 gelas air hingga air tinggal 1/2 -nya. Saring air rebusannya, lalu diminum. Karena rasanya pahit, bisa diberi gula aren secukupnya.

Jahe dan Cengkeh

Raciklah jahe dan cengkeh yang di tumbuk halus dapat digunakan untuk obat luar yang akan di oleskan ke bagian yang nyeri secara rutin setiap hari. Tentu akan mengurangi sedikit demi sedikit rasa sakit anda akan hilang.

Akar pepaya gantung (untuk rematik)

Ambil 5 potong akar pepaya, masing-masing sebesar jari. Cuci dan potong-potong akar tersebut. Tambahkan 3 sendok makan irisan halus lengkuas. Campur dan rebus keduanya dengan 4 gelas air hingga airnya tinggal 3 gelas. Bila perlu tambahkan gula aren secukupnya. Minum ramuan tersebut 3x sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Kulit manggis

Anda bisa juga mencoba dengan Kulit manggis, irislah dengan bentuk yang kecil kecil dan tipis lalu jemur. Dan kemudian, campurkankulit manggis tersebut ke dalam segelas air yang hangat. Tunggu hingga warna air berubah, dan minumlah airnya. Ini bisa anda lakukan rutin setiap hari

Daun Gandarusa

Untuk pengobatan luar: Sediakan 20 g daun gandarusa, 5 g kapur sirih, dan 3 g lada. Tumbuk ketiganya menjadi satu sampai halus. Oleskan pada bagian tubuh yang nyeri akibat rematik.

Untuk pengobatan dalam: Rebus 20 g daun gandarusa dan 10 g akarnya dengan 3 gelas air selama setengah jam. Air rebusannya disaring. Minum air rebusan ini 3x sehari masing-masing 1 gelas sampai gejala sakit rematik hilang.

Akar bunga pagoda (obat encok)

Rebus 30-90 gram akar bunga pagoda kering dengan 4 gelas air hingga tersisa 2 gelas. Setelah dingin airnya disaring dan diminum 2 kali sehari, masing-masing sebanyak 1 gelas.

Cara lainnya adalah akar bunga pagoda kering ditumbuk hingga menjadi bubuk. Kemudian diseduh dengan air panas satu gelas. Setelah agak dingin, airnya diminum sekaligus.

Daun seledri
Daun seledri bisa digunakan untuk mengobati rematik
Caranya : satu Tangkai Daun seledri segar dipotong bagian pangkalnya, setelah itu cucilah sampai bersih. Makan setiap kali makan sebagai lalapan, lakukan saat jam makan secara rutin agar sakit rematik lekas sembuh.

Mengobati rematik Dengan Pare dan Madu

Cara Membuatnya,
Siapkan 3 buah pare, lalu cucilah hingga bersih. Setelah buah pare dicuci kemudian ditumbuk hingga halus, kemudian saring untuk diambil sarinya. Tambahkan madu sebanyak satu sendok makan, lalu aduklah hingga rata. Minum ramuan sehari satu kali. Lakukan secara rutin sampai rematik sembuh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Obat Cacar Air dan Campak Tradisional

Cacar air dan campak merupakan penyakit yang biasanya menyerang anak-anak pada usia 3-5 tahun. Namun anak di usia lebih dari itu bisa juga terkena cacar, bahkan orang dewasa sekalipun. Penyakit cacar air atau disebut varicella simplex disebabkan oleh virus bernama varicella zoster . Virus ini sangat mudah menyerang manusia dengan kondisi badan yang lemah (kurang fit). Gejala cacar air biasanya ditandai dengan demam ringan, sakit kepala ringan dan rasa lemah di badan. Kemudian pada keesokan harinya, kulit menjadi merah dan terasa panas dan muncul benjolan kecil berisi air. Umumnya menyerang bagian punggung, dada, hingga leher dan lengan. Obat Cacar Air Tradisional Pada kondisi fit, sebenarnya cacar air dapat hilang dengan sendirinya dalam waktu 2 sampai 4 minggu sejak munculnya benjolan berisi air. Namun untuk menghindari resiko yang lebih besar, cacar air sebaiknya segera diobati. Berikut ini ramuan tradisional untuk mengobati cacar air. Bunga Gendola Bunga Gendola memiliki khasiat a...

Manfaat Belimbing Wuluh untuk Kesehatan

Belimbing wuluh yang dikenal juga dengan nama belimbing asam atau belimbing sayur ini memiliki nama latin Averrhoa bilimbi L.. Belimbing wuluh biasanya tumbuh liar di perkebunan warga atau ditanam sebagai tanaman pagar atau di halaman rumah. Buahnya yang asam sering dijadikan sebagai campuran minuman, rujak ataupun penyedap masakan seperti sayur asam. Belimbing wuluh yang termasuk dalam keluarga Oxadilaceae juga biasa dijadikan sebagai tanaman untuk pengobatan herbal. Daun, bunga dan buahnya adalah bagian tanaman yang sering dimanfaatkan. Daun digunakan untuk mengobati perut sakit , gondongan (parotitis), rematik. Bunga untuk mengobati batuk, sariawan (stomatitis). Buah belimbing wuluh sering dimanfaatkan untuk mengobati batuk rejan, mengobati sariawan, mencegah diabetes dan menghilangkan jerawat. Kandungan Buah Belimbing Wuluh Meskipun rasanya yang sangat asam, tapi buah belimbing wuluh juga mengandung senyawa yang dibutuhkan tubuh. Diantaranya protein, serat, kalsium, fosfor, zat bes...

6 Cara Memanfaatkan Kulit Pisang untuk Menyuburkan Tanaman

Kulit pisang menyediakan banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman, juga bermanfaat untuk membasmi hama. Berikut ini informasi nutrisi yang bisa diberikan kulit pisang untuk tanaman sayuran, buah, dan bunga: - Potasium, nutrisi utama yang terkandung dalam kulit pisang Potasium membantu perkembangan akar, mendorong aliran nutrisi dan air dalam tanaman, mengatur enzim yang mendorong pertumbuhan tanaman jadi lebih kuat dan menghasilkan buah yang lebih besar. Dengan ini, potasium juga membantu tanaman lebih tahan terhadap penyakit dan hama. - Fosfor, mineral tertinggi ke dua dalam kulit pisang Fosfor adalah mineral penting untuk seed germination and viability. Tanaman membutuhkan fosfor untuk memiliki akar kuat, serta mendorong pertumbuhan bunga, serbuk sari, dan buah. - Kalsium, nutrisi penting untuk perkembangan akar dan batang Kalsium bisa disebut sebagai “truk pengangkut mineral” 1) , karena kalsium membantu tanah dan tanaman menyerap nutrisi lain (seperti nitrogen). - Magnesium, mem...