Langsung ke konten utama

Manfaat Tanaman Alang-Alang Sebagai Obat Tradisional

http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2014/09/manfaat-tanaman-alang-alang-sebagai.html
Tanaman alang-alang sering disebut juga sebagai ilalang. Ini merupakan salah satu jenis rumput yang tumbuh liar dan biasanya dianggap sebagai gulma yang harus dibasmi, karena dapat merusak tanaman pokok di perkebunan dengan menghabiskan unsur hara dalam tanah. Namun, di luar itu, tanaman alang-alang juga dikenal sebagai rumput berkhasiat untuk kesehatan dan digunakan untuk pengobatan tradisional dalam mengatasi berbagai penyakit.

Alang-alang memiliki nama latin Imperata cylindrica dan termasuk dalam keluarga Poaceae. Rumput ilalang memiliki nama daerah yang sangat beragam. Orang minang menyebutnya alalang, halalang. Orang melayu, Madura dan Bali menyebutnya lalang. Sementara orang Sunda mengenalnya dengan nama eurih. Sebutan lainnya adalah rih (Batam), jih (Gayo), re (Sasak, Sumbawa), rii, kii, ki (Flores), rie (Tanimbar), reya (Sulawesi selatan), eri, weri, weli (Ambon dan Seram), kusu-kusu (Menado, Ternate dan Tidore), nguusu (Halmahera), wusu, wutsu (Sumba) dan masih banyak lagi.

Manfaat Tanaman Alang-Alang

Tanaman alang-alang ini sudah lama dikenal sebagai tanaman herbal yang bermanfaat untuk digunakan sebagai obat tradisional. Bagian tanaman yang digunakan untuk pengobatan biasanya adalah akar, batang dan bunganya.

Akar alang-alang memiliki rasa yang manis dan bersifat sejuk, karena itu banyak juga digunakan untuk meredakan panas dalam serta penyakit yang menyertainya, seperti sariawan. Memasuki meridian paru-paru, lambung dan kandung kemih. Simplisia ini bersifat tonik, meredakan demam (anti piretik), peluruh kencing (diuretik), menyejukkan darah untuk menghentikan perdarahan (hemostatik), dan menghilangkan rasa haus. Tunas muda juga berkhasiat untuk peluruh kencing (diuretik).

Kandungan senyawa berkhasiat dari alang-alang terutama terdapat pada bagian akar dan batangnya. Secara umum, tanaman alang-alang mengandung manitol, glukosa, sakarosa, malic acid, citric acid, coixol, arundoin, cylindrene, cylindol A, graminone B, imperanene, stigmasterol, campesterol, beta-sitosterol, fernenol, arborinone, arborinol, isoarborinol, simiarenol, anemonin dan tanin.

Cara Pemakaian Alang-Alang


Tanaman alang-alang ini bisa dijadikan sebagai obat dalam, diminum dan sebagai obat luar, dibalurkan.

Untuk obat yang diminum


Rebus akar alang-alang kering (sebanyak 15-30 gram), bila menggunakan yang masih segar maka jumlahnya kira-kira 30-60 gram. Sedangkan untuk bunga sekitar 5-10 mg, dan tunas muda 5-10 gram. Bisa juga akar ditumbuk dan diperas airnya, atau yang kering digiling untuk dijadikan bubuk.

Untuk pemakaian luar


Bulir bunga berikut tangkainya digiling halus dan dibubuhi pada luka atau disumbatkan ke hidung untuk menghentikan perdarahan (mimisan).

Khasiat Akar Alang-Alang Sebagai Obat


Berikut ini adalah contoh pengobatan tradisional menggunakan tanaman alang-alang. Simak bahan dan caranya dengan seksama jika ingin mempraktekannya di rumah.

Melancarkan air seni

Anda yang mengalami gangguan dalam buang air kecil, bisa menggunakan ramuan berikut ini untuk mengatasinya. Sediakan 250 gram akar alang-alang dan gula batu secukupnya. Kedua bahan direbus dengan 3 gelas air selama 10 menit, dinginkan, saring, minum 3 kali sehari sebanyak 1 gelas dalam sekali minum.

Kencing batu

Ambil 100 gram akar alang-alang, 1/2 genggam daun meniran, dan 1/2 genggam daun kumis kucing. Rebus semua bahan dengan 5 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Dinginkan, lalu saring. Minum ramuan tersebut 3 kali sehari sebanyak 1 gelas setiap kali minum. Lakukan secara rutin sampai batu keluar.

Hipertensi akibat sakit ginjal

Siapkan 200 gram akar alang-alang, tangkue (manisan dibuat dari labu putih). Rebus kedua bahan dengan 2 gelas air hingga airnya tinggal setengah. Dinginkan, kemudian saring. Minum ramuan tersebut 2 kali sehari.

Radang paru-paru

Ambillah 500 gram akar alang-alang, 5 helai daun sembung, 10 kuntum bunga melati kering dan garam secukupnya. Rebus semua bahan tersebut dengan 3 gelas air sampai airnya tinggal setengah, saring. Larutan ini untuk diminum 2 kali sehari.

Asma

Bagi anda yang memiliki riwayat penyakit asma atau ada anggota keluarga yang mengalaminya, akar ilalang bisa dijadikan sebagai obat asma tradisional. Siapkan 100 gram akar alang-alang, 25 gram kencur dan 25 gram daun sirih. Semua bahan direbus dengan 1 liter air sampai airnya tinggal setengah. Setelah dingin saring airnya, masukkan 1 sendok makan madu dan 1 sendok teh air jeruk nipis. Ramuan tersebut diminum sekaligus saat akan tidur malam.

Mimisan, hepatitis

Untuk mengobati mimisan dan hepatitis, kita menggunakan ramuan yang sama. Sediakan 200 gram akar alang-alang dicuci bersih, rebus dengan 6 gelas air sampai airnya tinggal 2 gelas, dinginkan, saring. Minum air rebusan akar alang-alang tersebut 3 kali sehari.

Gangguan Prostat

Jika Anda mengalami gangguan pada prostat, bisa menggunakan akar alang-alang sebagai obat. Caranya, ambil 500 gram akar alang-alang direbus dengan 6 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Dinginkan dan saring, untuk diminum 3 kali sehari.

Mengobati Diare

Akar alang-alang juga bisa digunakan sebagai obat diare. Caranya, ambil 250 gram akar alang-alang lalu dicuci bersih. Kemudian rebus dengan 2 gelas air selama 15 menit. Minum air rebusan tersebut 1 gelas, segera setelah buang air besar.

Mengobati Keputihan

Bagi para wanita yang mengalami keputihan, rumput ini juga bisa dijadikan sebagai obat keputihan tradisional. Siapkan 500 gram akar alang-alang, 2 tangkai daun pepaya, dan 5 gram pulasari. Semua bahan direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Dinginkan dan saring, untuk diminum 2 kali sehari.

Siapa sangka kalau alang-alang alias ilalang, rumput liar yang mengganggu justru memiliki manfaat yang begitu besar bagi dunia kesehatan terutama pengobatan tradisional.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manfaat Bawang Merah untuk Kesehatan dan Kesuburan Rambut

Manfaat dan khasiat bawang merah untuk kesehatan, pengobatan, kecantikan dan kesuburan rambut serta mengatasi ketombe. Bawang Merah Bawang merah yang dalam bahasa latin disebut Allium ascalonicum L. merupakan tumbuhan dalam famili Alliaceae. Umbi yang dihasilkan tanaman ini digunakan oleh manusia sebagai bumbu masakan. Ada yang dihaluskan bersama bumbu lainnya maupun dijadikan bawang goreng sebagai pewangi dan penyedap masakan. Namun perlu diingat untuk tidak menyimpan irisan bawang merah lebih dari satu hari, karena bawang merah yang sudah dipotong merupakan tempat berkembang biaknya bakteri meskipun disimpan di lemari pendingin. Jadi, kalau bawang erah sudah diiris harus digunakan saat itu juga atau buang saja. Kandungan Bawang Merah: flavonglikosida (berfungsi sebagai antiradang, pembunuh bakteri, dan menurunkan panas) protein lemak kalsium fosfor Vitamin B1 dan C. Manfaat Bawang Merah untuk Kesehatan Seperti bawang putih , selain digunakan sebagai bumbu dapur, bawang merah juga bi...

Manfaat Bunga Sepatu untuk Kesehatan dan Kecantikan

Bunga sepatu atau kembang sepatu adalah tanaman bunga dengan ukuran besar, warna kelopak merah hingga keungu-unguan dan tidak beraroma. Kembang sepatu bernama Latin Hibiscus rosa-sinensis adalah tanaman semak yang kedatangannya diperkirakan para ilmuwan dari daerah tropis dan subtropis seperti negara-negara Asia Timur. Di beberapa daerah seperti Malaysia, kembang sepatu diberi julukan bunga raya dan diklaim sebagai bunga nasional Malaysia tepat tanggal 28 Juli 1980. Orang jawa pedalaman menamakan bunga sepatu dengan kembang worowari. Di daerah tropis, tanaman bunga sepatu dilestarikan dengan menenam dalam pot kemudian dijejerkan ke samping dalam sebuah rumah kaca (agar terkena sinar matahari) hingga benar-benar menghasilkan bunga. Kalau di kawasan subtropis berbunga sejak awal musim panas hingga musim gugur. Karena pesona keindahan fisik dari bunga kembang sepatu membuat tanaman ini lebih sering dijadikan tanaman hias. Jika Anda ingin menghias halaman rumah atau pintu masuk dengan bu...

Manfaat Bunga Rosella untuk Kesehatan

Manfaat bunga rosella sudah banyak diketahui oleh masyarakat luas. Namun juga tidak sedikit yang belum pernah merasakan khasiatnya, hal itu dikarenakan di Indonesia belum terlalu banyak budidaya bunga rosella ini. Berbeda memang jikalau dibandingkan dengan teh hijau yang kini makin popular di Indonesia. Di negeri tetangga Malaysia, tanaman bunga Rosella ini sudah banyak yang memanfaatkan, mulai dari buah bunga rosella, daunnya, kelopak, serta bunganya sejak lebih dari 300 tahun yang lalu. Manfaat bunga yang memiliki nama latin Hibiscus sabdariffa ini banyak sekali. Mulai dari dibuat untuk makanan dan minuman seperti selai, teh, jeli, serta untuk campuran salad buah dan masih banyak yang lainnya. Bunga rosella dulunya berasal dari benua Afrika, hidup dari benih dan memiliki pohon dengan tinggi berkisar 4 meter. Pohon rosella sendiri termasuk dalam tanaman perdu. Apabila anda ingin menanam bunga rosella ini, cukup dengan menanam benih bunga rosella yang sudah kering, karena bisa dibila...