Langsung ke konten utama

Manfaat Daun Seledri untuk Kesehatan dan Rambut

http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2013/07/manfaat-daun-seledri-untuk-kesehatan-rambut.html
Seledri memiliki nama latin Apium graveolens L dan termasuk dalam famili Apiaceae atau suku adas-adasan. Seledri satu suku dengan wortel dan adas pulosari. Daun seledri sudah sejak lama digunakan sebagai bahan penyedap masakan karena aromanya yang khas dan menggugah selera. Bahkan di negara-negara Eropa dan Jepang tanaman seledri tidak ada yang mubazir, sebab mereka sudah biasa menjadikan batang, daun dan biji bunga seledri sebagai bahan masakan.

Seledri mulai dikenal di Indonesia sejak jaman penjajahan Belanda. Waktu itu para penjajah menggunakan seledri untuk penyedap masakan berkuah seperti sup. Sekarang ini, seledri merupakan bagian tak terpisahkan dari masakan Indonesia.

Selain manfaatnya sebagai bahan masakan, seledri juga berkhasiat sebagai tanaman obat herbal untuk mengatasi berbagai penyakit dan gangguan kesehatan. Hal ini karena seledri mengandung senyawa-senyawa yang diperlukan tubuh.

Berikut ini beberapa senyawa yang terkandung dalam daun seledri dan berkhasiat untuk kesehatan:

  • Senyawa 3-n-butilpthalida, menurunkan tekanan darah, anti peradangan akibat infeksi, anti kejang, dan menurunkan kadar kolesterol darah.
  • Senyawa L-triptofan, antioksidan, mencegah aterosklerosis dengan cara menghambat proses oksidatif.
  • Serat, mencegah kegemukan. Jenis seratnya butuh waktu lebih lama untuk dicerna sehingga membuat rasa kenyang.
  • Vitamin. Dalam 100 gram seledri terkandung 494 IU vitamin A. Semakin hijau daunnya, semakin tinggi kandungan vitamin A di dalamnya. Vitamin lain di dalam seledri antara lain vitamin C, B1, dan B2.
  • Senyawa poliasetilena, bersifat racun bagi bakteri dan jamur sehingga digunakan sebagai tanaman obat sejak abad pertengahan. Di antaranya untuk obat anti peradangan akibat infeksi.

Aroma seledri yang khas berasal dari sejumlah komponen mudah menguap dari minyak atsiri yang dikandungnya, paling tinggi pada buahnya yang dikeringkan. Kandungan utamanya adalah butilftalida dan butilidftalida sebagai pembawa aroma utama. Terdapat juga sejumlah flavonoid seperti graveobiosid A (1-2%)dan B (0,1 - 0,7%), serta senyawa golongan fenol.

Komponen lainnya adalah apiin, isokuersitrin, furanokumarin, serta isoimperatorin. Kandungan asam lemak utama adalah asam petroselin (40-60%). Daun dan tangkai seledri juga mengandung steroid seperti stigmasterol dan sitosterol.

Manfaat Daun Seledri untuk Kesehatan

Untuk mendapatkan khasiat dari daun seledri, bisa dilakukan dengan cara merebus dan mengambil sarinya, dimasak, dimakan mentah atau dibuat jus. Berikut ini beberapa manfaat daun seledri bagi kesehatan kita.

1. Sebagai Antioksidan

Seledri mengandung antioksidan jenis luteolin dan flavonoid yang membantu menangkal radikal bebas dalam tubuh. Luteloin juga berguna meningkatkan metabolisme tubuh.

2. Sebagai Antiinflamasi

Seledri juga mengandung zat anti-inflamasi, serta efektif mencegah masalah tulang seperti osteoartharitis dan nyeri sendi.

3. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Seledri kaya dengan vitamin A dan vitamin C yang merupakan antioksidan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Vitamin C memungkinkan produksi kolagen yang membantu melindungi otot dan jaringan ikat untuk menjaga kesehatan kulit dan melawan penyakit.

4. Memperkuat tulang

Seledri mengandung Vitamin K yang berperan dalam sintesis protein (jenis osteocalcin) sehingga meningkatkan kepadatan tulang dan gigi.

5. Melindungi jantung

Tubuh kita menghasilkan asam amino yang disebut homosistein yang dapat mengganggu fungsi normal pembuluh darah dan menyebabkan penyakit kardiovaskular. Seledri mengandung Vitamin B9 atau folat, yang dapat mengubah asam amino menjadi molekul sederhana sehingga melindungi Anda dari serangan jantung, stroke, dan penyakit kardiovaskular lainnya.

6. Membantu mencegah kanker

Senyawa organik miristisin dalam seledri terbukti mampu mencegah perkembangbiakan sel kanker dalam tubuh. Miristisin juga mengaktifkan enzim dan membantu menetralkan senyawa berbahaya tertentu penyebab kanker prostat dan usus.

Manfaat Seledri untuk Kesehatan Rambut

Selain bermanfaat untuk kesehatan, seledri juga berkhasiat untuk kecantikan rambut seperti menyuburkan rambut, mengatasi rambut rontok dan

1. Menyuburkan Rambut

Siapkan 7 sampai 10 helai seledri. Cuci sampai bersih sempurna. Kemudian tumbuk halus dan gosokkan ke rambut yang telah dibersihkan. Pijat lembut kulit kepala Anda selama 15 menit. Setelah itu bungkus rambut yang telah digosokkan seledri dan diamkan selama 1 jam. Setelah itu, kembali bilas rambut dengan air bersih. Untuk hasil maksimal, lakukan langkah ini seminggu sekali.

2. Mengatasi Rambut Rontok

Ambil seledri sebanyak dua genggam. Bersihkan dan potong kecil-kecil. Selanjutnya haluskan dengan cara diblender. Setelah halus sempurna, simpan seledri yang telah halus dan kemudian campurkan dengan 1 butir telur yang telah dikocok. Aplikasikan campuran telur dan seledri tersebut di kepala Anda dan pijat lembut selama 15 menit. Setelah itu diamkan kurang lebih 1 jam dan bilas bersih.

3. Meluruskan Rambut dengan Daun Seledri

Tumbuklah beberapa batang daun seledri yang masih segar hingga halus, tambahkan sedikit air. Peras untuk mendapatkan sari daun seledri, setelah itu simpan didalam botol dan diamkan selama 1 malam, gunakan untuk kreambath pada esok harinya. Setelah selesai, keramaslah menggunakan shampo.

Sebenarnya masih banyak lagi manfaat seledri yang bisa diungkap. Salah satunya adalah untuk mencerahkan wajah. Caranya dengan memasukkan irisan batang seledri ke dalam air panas, biarkan hingga dingin. Setelah itu airnya dipakai untuk mencuci muka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manfaat Bawang Merah untuk Kesehatan dan Kesuburan Rambut

Manfaat dan khasiat bawang merah untuk kesehatan, pengobatan, kecantikan dan kesuburan rambut serta mengatasi ketombe. Bawang Merah Bawang merah yang dalam bahasa latin disebut Allium ascalonicum L. merupakan tumbuhan dalam famili Alliaceae. Umbi yang dihasilkan tanaman ini digunakan oleh manusia sebagai bumbu masakan. Ada yang dihaluskan bersama bumbu lainnya maupun dijadikan bawang goreng sebagai pewangi dan penyedap masakan. Namun perlu diingat untuk tidak menyimpan irisan bawang merah lebih dari satu hari, karena bawang merah yang sudah dipotong merupakan tempat berkembang biaknya bakteri meskipun disimpan di lemari pendingin. Jadi, kalau bawang erah sudah diiris harus digunakan saat itu juga atau buang saja. Kandungan Bawang Merah: flavonglikosida (berfungsi sebagai antiradang, pembunuh bakteri, dan menurunkan panas) protein lemak kalsium fosfor Vitamin B1 dan C. Manfaat Bawang Merah untuk Kesehatan Seperti bawang putih , selain digunakan sebagai bumbu dapur, bawang merah juga bi...

Manfaat Bunga Sepatu untuk Kesehatan dan Kecantikan

Bunga sepatu atau kembang sepatu adalah tanaman bunga dengan ukuran besar, warna kelopak merah hingga keungu-unguan dan tidak beraroma. Kembang sepatu bernama Latin Hibiscus rosa-sinensis adalah tanaman semak yang kedatangannya diperkirakan para ilmuwan dari daerah tropis dan subtropis seperti negara-negara Asia Timur. Di beberapa daerah seperti Malaysia, kembang sepatu diberi julukan bunga raya dan diklaim sebagai bunga nasional Malaysia tepat tanggal 28 Juli 1980. Orang jawa pedalaman menamakan bunga sepatu dengan kembang worowari. Di daerah tropis, tanaman bunga sepatu dilestarikan dengan menenam dalam pot kemudian dijejerkan ke samping dalam sebuah rumah kaca (agar terkena sinar matahari) hingga benar-benar menghasilkan bunga. Kalau di kawasan subtropis berbunga sejak awal musim panas hingga musim gugur. Karena pesona keindahan fisik dari bunga kembang sepatu membuat tanaman ini lebih sering dijadikan tanaman hias. Jika Anda ingin menghias halaman rumah atau pintu masuk dengan bu...

Manfaat Bunga Rosella untuk Kesehatan

Manfaat bunga rosella sudah banyak diketahui oleh masyarakat luas. Namun juga tidak sedikit yang belum pernah merasakan khasiatnya, hal itu dikarenakan di Indonesia belum terlalu banyak budidaya bunga rosella ini. Berbeda memang jikalau dibandingkan dengan teh hijau yang kini makin popular di Indonesia. Di negeri tetangga Malaysia, tanaman bunga Rosella ini sudah banyak yang memanfaatkan, mulai dari buah bunga rosella, daunnya, kelopak, serta bunganya sejak lebih dari 300 tahun yang lalu. Manfaat bunga yang memiliki nama latin Hibiscus sabdariffa ini banyak sekali. Mulai dari dibuat untuk makanan dan minuman seperti selai, teh, jeli, serta untuk campuran salad buah dan masih banyak yang lainnya. Bunga rosella dulunya berasal dari benua Afrika, hidup dari benih dan memiliki pohon dengan tinggi berkisar 4 meter. Pohon rosella sendiri termasuk dalam tanaman perdu. Apabila anda ingin menanam bunga rosella ini, cukup dengan menanam benih bunga rosella yang sudah kering, karena bisa dibila...