Langsung ke konten utama

Cara Menambah Nafsu Makan dengan Jamu Tradisional

http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2013/10/cara-menambah-nafsu-makan.html
Kurang nafsu makan umumnya terjadi pada anak-anak dalam masa pertumbuhan sebagai akibat perubahan pola makan. Namun demikian, penyakit-penyakit tertentu bisa juga mengurangi nafsu makan bagi anak-anak atau orang dewasa. Diantaranya penyakit radang tenggorokan, hepatitis dan demam.

Nenek moyang kita sering menggunakan bahan-bahan alami untuk meningkatkan nafsu makan. Dan berikut ini cara menambah nafsu makan dengan ramuan tradisional. Atau orang tua dulu sering menyebutnya sebagai jamu tradisional penambah nafsu makan.

Jika Anda sedang dalam program menggemukkan badan atau menambah berat badan, tentu informasi ini menjadi informasi yang cukup penting.

Daun Kenikir

Bahan: Daun kenikir segar sebanyak 100 gram.
Cara pengobatan: Daun kenikir segar dicuci bersih, kemudian dimakan sebagai lalapan mentah.

Kesumba keling dan madu

Bahan: 1/2 genggam daun kesumba keling, 1 sendok makan madu, air sebanyak 3 gelas.
Cara pengobatan: Daun kesumba keling dicuci bersih lalu direbus dalam 3 gelas air hingga tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin, airnya disaring dan dibagi untuk 3 kali minum bersama dengan madu.

Temulawak

Bahan: 30 gram rimpang temulawak, 1 sendok teh gula aren, dan 3 sendok makan air bersih.
Cara pengobatan: Parut rimpang temulawak hingga halus, kemudian tambahkan air 3 sendok makan. Peras parutan rimpang temulawak tersebut kemudian saring airnya. Tambahkan gula aren pada air perasan tersebut dan minum sekaligus. Lakukan pengobatan ini tiga kali sehari.

Brotowali

Bahan: Tiga helai daun brotowali, Dua jari batang brotowali yang sudah dipotong kecil-kecil, Dua gelas air.
Cara pengobatan: Cucilah daun dan batang brotowali sampai bersih. Masukkan dalam wadah (lebih baik dari tanah liat). Kemudian masukkan dua gelas air dan rebus dalam keadaan tertutup sampai tinggal setengahnya. Kalau sudah dingin, saring air rebusan. Minum sekali sehari satu gelas, lakukan selama beberapa hari.

Rimpang Temu Putih

Bahan: 25 gram rimpang temu putih dan air bersih 2 gelas.
Cara pengobatan: Tumbuk rimpang temu putih hingga halus, kemudian tambahkan 2 gelas air. Saring dan minum airnya dua kali sehari.

Daun Pepaya

Bahan: Satu helai daun pepaya, Garam dapur secukupnya, Setengah gelas air matang
Cara pengobatan: Setelah dicuci bersih, lumatkan daun pepaya lalu tambahkan air dan garam. Setelah itu, peraslah sampai keluar airnya. Air perasan diminum sekaligus. Lebih baik minumlah pada pagi hari. Meramunya juga pada pagi hari. Lakukan hal ini selama beberapa hari.

Biji Mahoni dan Madu

Bahan-bahannya adalah sediakan serbuk biji mahoni sebanyak setengah sendok teh, madu satu sendok makan air panas setengah gelas.Cara membuatnya yaitu serbuk mahoni diseduh dengan setengah gelas air panas lalu tambahkan madu kedalamnya. Diaduk hingga merata. Dikonsumsi dalam keadaan masih hangat sebanyak sehari dua kali.Ramuan ini sangat baik untuk menambah nafsu makan anda.

Daun Pegagan
Ramuan tradisional penambah nafsumakan yang selanjutnya yaitu menggunakan daun pegagan.Cara membuatnya yaitu daun pegagan terlebih dahulu dicuci sampai bersih. Setelah itu, direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih selama 15 menit dalam wadah tertutup. Setelah dingin air disaring. Air tersebut dikonsumsi sehari satu kali sebanyak satu gelas. minum secara teratur sampai beberapa hari maka nafsu makan anda akan bertambah.

Lempuyang(lampuyang)

untuk menambah nafsu makan anda yang menurun bisa juga menggunakan ramuan ini.Cara membuatnya yaitu 7 jari lempuyang terlebih dahulu dicuci sampai bersih. Setelah itu, lempuyang diparut. Lalu tambahkan 100ml air, kemudian diperas. Air perasan tersebut dikonsumsi sehari tiga kali, setiap sekali minum sebanyak satu sendok makan. Biasanya dilakukan sebelum makan. Minum secara teratur


Oke, itu dia beberapa ramuan tradisional yang berguna untuk meningkatkan atau menambah nafsu makan Anda. Bagi Anda yang ingin meningkatkan nafsu makan, silahkan coba buat sendiri ramuan tradisional di atas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Obat Cacar Air dan Campak Tradisional

Cacar air dan campak merupakan penyakit yang biasanya menyerang anak-anak pada usia 3-5 tahun. Namun anak di usia lebih dari itu bisa juga terkena cacar, bahkan orang dewasa sekalipun. Penyakit cacar air atau disebut varicella simplex disebabkan oleh virus bernama varicella zoster . Virus ini sangat mudah menyerang manusia dengan kondisi badan yang lemah (kurang fit). Gejala cacar air biasanya ditandai dengan demam ringan, sakit kepala ringan dan rasa lemah di badan. Kemudian pada keesokan harinya, kulit menjadi merah dan terasa panas dan muncul benjolan kecil berisi air. Umumnya menyerang bagian punggung, dada, hingga leher dan lengan. Obat Cacar Air Tradisional Pada kondisi fit, sebenarnya cacar air dapat hilang dengan sendirinya dalam waktu 2 sampai 4 minggu sejak munculnya benjolan berisi air. Namun untuk menghindari resiko yang lebih besar, cacar air sebaiknya segera diobati. Berikut ini ramuan tradisional untuk mengobati cacar air. Bunga Gendola Bunga Gendola memiliki khasiat a...

Manfaat Belimbing Wuluh untuk Kesehatan

Belimbing wuluh yang dikenal juga dengan nama belimbing asam atau belimbing sayur ini memiliki nama latin Averrhoa bilimbi L.. Belimbing wuluh biasanya tumbuh liar di perkebunan warga atau ditanam sebagai tanaman pagar atau di halaman rumah. Buahnya yang asam sering dijadikan sebagai campuran minuman, rujak ataupun penyedap masakan seperti sayur asam. Belimbing wuluh yang termasuk dalam keluarga Oxadilaceae juga biasa dijadikan sebagai tanaman untuk pengobatan herbal. Daun, bunga dan buahnya adalah bagian tanaman yang sering dimanfaatkan. Daun digunakan untuk mengobati perut sakit , gondongan (parotitis), rematik. Bunga untuk mengobati batuk, sariawan (stomatitis). Buah belimbing wuluh sering dimanfaatkan untuk mengobati batuk rejan, mengobati sariawan, mencegah diabetes dan menghilangkan jerawat. Kandungan Buah Belimbing Wuluh Meskipun rasanya yang sangat asam, tapi buah belimbing wuluh juga mengandung senyawa yang dibutuhkan tubuh. Diantaranya protein, serat, kalsium, fosfor, zat bes...

6 Cara Memanfaatkan Kulit Pisang untuk Menyuburkan Tanaman

Kulit pisang menyediakan banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman, juga bermanfaat untuk membasmi hama. Berikut ini informasi nutrisi yang bisa diberikan kulit pisang untuk tanaman sayuran, buah, dan bunga: - Potasium, nutrisi utama yang terkandung dalam kulit pisang Potasium membantu perkembangan akar, mendorong aliran nutrisi dan air dalam tanaman, mengatur enzim yang mendorong pertumbuhan tanaman jadi lebih kuat dan menghasilkan buah yang lebih besar. Dengan ini, potasium juga membantu tanaman lebih tahan terhadap penyakit dan hama. - Fosfor, mineral tertinggi ke dua dalam kulit pisang Fosfor adalah mineral penting untuk seed germination and viability. Tanaman membutuhkan fosfor untuk memiliki akar kuat, serta mendorong pertumbuhan bunga, serbuk sari, dan buah. - Kalsium, nutrisi penting untuk perkembangan akar dan batang Kalsium bisa disebut sebagai “truk pengangkut mineral” 1) , karena kalsium membantu tanah dan tanaman menyerap nutrisi lain (seperti nitrogen). - Magnesium, mem...